
Oven vs Inkubator Laboratorium: Apa Perbedaannya dan Mana yang Anda Butuhkan?
Pendahuluan
Bagi mereka yang baru terjun di dunia pengelolaan laboratorium, membedakan antara oven laboratorium dan inkubator sering kali membingungkan. Keduanya tampak mirip secara fisik—berbentuk kotak stainless steel dengan rak di dalamnya. Namun, secara fungsional, keduanya bagaikan langit dan bumi. Salah memilih alat bisa merusak sampel penelitian Anda.
Perbedaan Utama: Suhu dan Tujuan
Perbedaan paling mendasar terletak pada intensitas panas dan tujuan penggunaannya:
- Oven Laboratorium: Dirancang untuk menghasilkan panas tinggi (biasanya 50∘C hingga 300∘C). Fokus utamanya adalah menghilangkan kelembapan atau mensterilkan alat.
- Inkubator: Dirancang untuk menjaga suhu tetap stabil dan hangat (biasanya 5∘C di atas suhu ruang hingga 70∘C). Fokus utamanya adalah menciptakan kondisi ideal bagi pertumbuhan organisme hidup.
Kapan Anda Harus Menggunakan Oven Laboratorium?
Oven adalah pilihan tepat jika prosedur kerja Anda melibatkan:
- Destruksi Mikroba: Sterilisasi alat gelas seperti cawan petri dan erlenmeyer menggunakan panas kering.
- Penentuan Kadar Air: Mengeringkan sampel tanah, makanan, atau bahan kimia untuk menghitung persentase air di dalamnya.
- Pengujian Material: Menguji ketahanan komponen elektronik atau plastik terhadap suhu ekstrim.
Fitur yang Harus Ada pada Oven Laboratorium Modern
Saat Anda mencari distributor oven laboratorium, pastikan unit yang ditawarkan memiliki fitur berikut:
- Safety Thermostat: Fitur keamanan yang memutus aliran listrik otomatis jika suhu melampaui batas (mencegah kebakaran).
- Dual Display: Menampilkan suhu yang diset (set point) dan suhu aktual di dalam ruang secara bersamaan.
- Ventilation Adjustment: Lubang udara yang bisa dibuka-tutup untuk mengatur pembuangan uap air.
Tabel Perbandingan Cepat
| Fitur | Oven Laboratorium | Inkubator Laboratorium |
| Rentang Suhu | 50∘C−300∘C | Suhu Ruang −70∘C |
| Aplikasi Utama | Pengeringan & Sterilisasi | Kultivasi Sel & Bakteri |
| Sirkulasi Udara | Sangat Kuat (Kipas) | Lembut / Alami |
| Tujuan Akhir | Menghilangkan Kadar Air | Menjaga Kehidupan Sampel |
Kesimpulan: Mana yang Harus Anda Pilih?
Jika kebutuhan Anda adalah untuk riset mikrobiologi dan pembiakan bakteri, pilihlah inkubator. Namun, jika Anda bekerja di laboratorium kimia, lingkungan, atau industri farmasi yang membutuhkan pengeringan alat dan bahan, maka oven laboratorium berkualitas tinggi adalah investasi yang wajib dimiliki
Kami menyediakan berbagai tipe oven laboratorium untuk pengiriman ke Jakarta, Surabaya, dan seluruh Indonesia.
| Our Office : | Jl. Radin Inten II No. 61A Duren Sawit |
| Phone : | 0816-1740-8900, (021) 8690-6782, (021) 8690-6783 |
| Fax : | (021) 8690 6781 |
| E-mail : | sales@anm.co.id – anugrah.niaga.mandiri@gmail.com |
| Website : | http://www.anm.co.id |

